Selasa, 11 September 2018

Babi ngesot

"babi ngesot"
 Isi Novel
                Novel ini berisi kumpulan cerita pendek pengalaman pribadi Raditya Dika, penulis Indonesia terbodoh saat ini. Simak tujuh belas cerita aneh tapi nyata Raditya Dika di buku ini, termasuk kalang kabut digencet kakak kelas, dihantuin setan rambut poni, sampai perjuangan menyelamatkan keteknya yang sedang ‘sakit’. Berikut daftarnya:

    •      Asal Jangan Jadi Perkedel
    •      Ingatlah hal ini sebeblum meminta dipijit
    •      Prince of Penis
    •      Panduan Singkat Menghadapi Cewek
    •      Surup-menyurup
    •      Gosip
    •      Pentingnya Membawa Babi Bersayap Sewaktu Kencan Buta
    •      My Heart is Like in Jail
    •      Ketekku, Bertahanlah !
    •      Kawin, Kapan?
    •      Kucing Jawa
    •      Merinding Disko
    •      Radith for President
    •      Itu Kan...
    •      Pertanyaan Untuk Tabib
    •      Babi Ngesot
    •      Celana Cokelat Itu

    B.    Tujuan Penulis
      Menuliskan pengalaman pribadinya menjadi sebuah buku humor dan tentunya membuat para pembaca terhibur dengan tulisannya.

      C.     Manfaat Novel
        Novel ini sangat bermanfaat bagi para pembaca khususnya para remaja, selain sebagai sarana penambah wawasan, buku ini juga menyajikan lawakan-lawakan khas ala seorang Raditya Dika.

        D.    Audiens (Sasaran Pembaca)
          Novel ini ditujukan untuk masyarakat luas, khususnya para remaja. Karena ceritanya yang bergenre komedi dan dihiasi cerita horor koplak ala Raditya Dika.

          3.     Tema Cerita
            Cerita ini bertema horor komedi

            4.     Sinopsis Novel
              Dalam novel ini, Raditya Dika menceritakan kesehariannya dari dia mau masuk SMA 70 biar bisa mainin burung sampe ke cerita cintany yang pastinya sangat kocak. Berikut potongan cerita dalam novel ini:
              Kesurupan Mbak Minah semakin menjadi-jadi. Tubuhnya semakin susah dikendalikan oleh kita bertiga. Lalu tiba-tiba Ingga, Ingga berkata, ‘Pencet idungnya, Bang.’
                          ‘Apa?’
                          ‘Idungnya,’ Ingga meyakinkan. ‘Aku pernah baca dimana gitu, pencet aja idungnya.’
                          ‘Tapi, Ngga?’
                          ‘ABANG! PENCET IDUNGNYA SEKARANG!’ Edgar memerintahkan gue.
                          Daripada kehilangan nyawa, gue ikutin saran mereka. HAP! Gue pencet idungnya Mbak Minah. Kita semua terdiam untuk beberapa saat. Semua menunggu efek yang datang dari memencet idung orang kesurupan. Apakah setannya akan keluar? Apa yang akan terjadi setelah ini?
                          Ternyata,
                          gak ngefek.
                          ‘Kok nggak ngaruh?’ tanya gue.
                          Ami, yang emang expert soal kesurupan, langsung teriak, ‘YA IYALAH!!!! JEMPOL KAKINYA TAU YANG DIPENCET, BUKAN IDUNG!’

              5.     Kelebihan
                Kelebihan dari novel ini adalah dari cara penyampaian cerita yang menarik. Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh para pembaca. Dan menyampaikan cerita yang aslinya tragis menjadi “konyol” yang bisa membuat kita tertawa dan tersenyum ketika membaca novel ini. Selain dari cara penyampaiannya kelebihan dari novel ini ialah isi ceritanya yang menarik, lucu, dan menghibur.

                6.     Kekurangan
                  Kekurangan dari novel ini mungkin hanya pada kata-kata yang agak vulgar dan tidak disensor, namun tidak menjadi sebuah masalah yang besar karena semua tertutupi dengan cara penyampaian cerita yang menarik.

                  7.     Penutup

                  1)   Kesimpulan
                    Yang jelas novel ini layak dijadikan obat penghilang stres. Pasti siapa saja yang membaca novel ini akan terbahak-bahak bahkan terbengong-bengong menyimak keluguan, kelucuan, dan kekonyolan Radit! Saya rasa Babi ngesot adalah novel terbodoh dan tergila yang pernah ditulis oleh Raditya Dika.

                    Marmut merah jambu

                    "marmut merah jambu"

                     Raditya Dika lahir di Jakarta 28 Desember 1984. Adalah seorang comika(stand up comedy) dan juga penulis yang telah terkenal dengan buku – bukunya yang bertemakan komedi, buku-buku sebelumnya yaitu Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankaskus, dan Babi Nesot. Radit memperkenalkan buku kelimanya yang berjudul “Marmut Merah Jambu” buku yang telah difilmkan ini mengisahkan tentang bagaimana manusia pacaran, tentang manusia jatuh cinta, tentang penulis yang sedang jatuh cinta, bagaimana jatuh cinta dengan diam-diam, suka dengan orang lewat dunia maya atau lewat chatting, susahnya mutusin cewek, samapai ditaksir sama cewek. 
                    Dalam novel ini tidak seperti biasanya Radit menceritakan cerita komedi yang memang biasanya diceritakan dalam buku-buku sebelumnya. Berbeda dengan buku sebelumnya dalam buku “MARMUT MERAH JAMBU” ini Radit memang lebih fokus menceritakan tentang cinta tetapi dicampur unsur komedi yang memang keahlianya.tetapi dalam buku ini Radit juga menyelipkan beberapa kisah keluarganya.
                    Buku ini secara keseluruhan cukup menarik, terutama penulis menceritakan tentang cinta diam-diam yang menggambarkan bagaimana seseorang mencintai seseorang tetapi takut untuk mengungkapkannya, karena hal tersebut pasti pernah dirasakan oleh hampir semua orang.
                    • ISI RESENSI
                    Marmut Merah Jambu adalah buku ke lima dari Raditya Dika yang telah resmi diterbitkan pada juni 2010. Sebagian besar dari 13 judul yang ada pada buku ini adalah kisah percintaan yang bertepuk sebelah tangan. Hampir semua cerita yang ada di dalam nya adalah pengalaman Radit atau pun dari orang terdekat Radit. Kisah cinta yang bermula dari SD sampai kuliah.
                    Dalam buku ini Radit menceritakan kisah cintanya mulai dari cinta diam-diam, indahnya PDKT, sampai ditolak mentah-mentah. Buku ini keseluruhan sangat menarik dibaca karena sesuai dengan kehidupan sehari-hari seperti cinta diam-diam karena takut mengungkapkan isi hatinya. Keahlian Radit dalam mengolah kata dan sebagian curahan dari teman-temannya menjadi salah satu isi dalam buku ini bahkan mulai dari perhatian orang tuanya, adiknya(Edgar), bahkan sampai kucing peliharaan keluarganya yang dibuat tokoh utama disalah satu bab dimana sang kucing dimanusiakan.
                    Gaya bahasa yang digunakan juga sangat baik membuat pembacanya seperti benar benar menyaksikan langsung kejadian-kejadian yang ada pada buku ini. Apalagi pada waktu Radit mau berangkat untuk shoting film Kambing Jantan . Pada waktu itu ada luar bandara dan tiba-tiba ada nomor tidak dikenal menelfon dan ternyata orang suruhan ayahnya
                    ‘Bang, aku ada titipan dari Bapak; katanya di telepon.
                    ‘Udah mau boarding belom, Bang?’
                    ‘Belom, ini lagi diluar, belom masuk. Kenapa? Tanya gue.
                    ‘Ada titipan dari Bapak! Jangan masuk kedalem dulu, Bang! Tunggu!
                    Sepuluh menit menunggu akhirnya seseorang datang dan memberikan plastik hitam.
                    ‘Apa ini?
                    ‘Celana dalem baru, Bang,’ katanya orang itu, kalem. Gubrak. 
                    Celana dalem baru. Bokap gue mitip pesan ke gue agar selalu mengganti celan dalam supaya sehat selalu di Australia.
                    Cerita ini mengambarkan betapa cintanya Ayahnya kepada Radit agar sehat selalu dengan kemasan yang lucu dan mengharukan.
                     KEUNGGULAN
                    Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehaari-hari dan mudah dipahami pembaca karena sebagian besar pembacanya adalah remaja. Isi bukunya juga sesuai dengan kehidupan remaja masa kini.
                     KEKURANGAN
                    Adanya kalimat dan paragraf yang tidak lengkap sehingga pembaca karus membavanya dengan berulang-ulang agar bisa memahami isi nya.
                     KERANGKA PER-BAB
                    1. Orang yang Jatuh Cinta Diam-diam
                    Pada bab ini Radit menceritakan tentang dirinya dan teman sekelasnya Aldi yang diam-diam suka pada cewek lain kelas. Pada waktu SMP kelas dua.
                    2. Misteri Surat Cinta Ketua Osis
                    Pada bab ini menceritakan tentang Detektif Tiga Sekawaan yang beranggotakan Radit,Bayu,dan Wahyu yang menyelidiki kisah cinta ketua osis Mario dengan Dora.
                    3. Balada Sunatan Edgar
                    Cerita tentang sunatan adiknya Edgar yang menurut Radit sunatan tersebut sangatlah alay dan melebih-lebihkan, meskipun demikian Radit sangatlah sayang pada adiknya.
                    4. Pertemuan Pertama Dengan Ina Mangunkusumo
                    Kisah cinta Radit yang bertepuk sebelah tangan yang membuat Radit trauma jatuh cinta.
                    5. Pertemuan Terakhir Dengan Ina Mangunkusumo
                    Kencan terakhir Radit dengan Ina di sebuah tempat makan bubur, karena Radit akan kuliah di Adelaice University.
                    6. Panduan Menghadapi Cewek Sehari-hari
                    Radit memberikam cara menghadapi cewek dengan baik dan benar meskipun tetap dengan kekonyolanya.
                    7. Surat Kepada Menteri Perdagangan
                    Radit menulis surat kepada menteri perdagangan karena harga tahu dan tempe melonjak.
                    8. Catatan Si Pemeran Utama Dengan Muka Kaya Figuran
                    Dalam bab ini radit menceritakan tentang ayahya yang selalu ada meskipun orangnya tidak ada
                    9. How I Meet You, Not Your Mother
                    Cerita cinta Radit mulai dari PDKT sampai pacaran yang setidaknya berjalan dengan lancar.
                    10. Buku Harian Alfa
                    Cerita tentang kucing yang mengangap dirinya sebagai manusia yang mempunyai keinginan seperti manusia.
                    11. Cinta Diatas Sepotong Chatting
                    Kisah cinta yang romantis dan konyol tetapi hanya lewat dunia maya atau chatting.
                    12. Dabel Trabel
                    Radit menceritakan tentang dirinya yang tidak bisa melupakan cewek yang dia suka hanya dalam hitungan detik.
                    13. Marmut Merah Jambu
                    Radit mencetitakan tentang kisah cintanya yang indahnya di Toologa Zoo Park di Sydney.

                    Secara keseluruhan buku ini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti karena sesuai dengan bahasa sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh kalangan remaja karena sebagian besar pembacanya adalah kalangan anak-anak remaja.
                    Keseluruhan dalam buku ini tidak ada kesalan cetak karena selama saya membaca buku ini saya tidak menemukan kesalahan cetak, halaman kurang, dan halaman terbalik.
                    Menurut saya buku ini sangat cocok untuk anak remaja senang akan bacaan komedi, karena sebagian besar buku ini merupakan lelucon. Selain itu buku ini juga menceritakan kisah cinta sang penulis dan bisa membuat pembaca menjadi tertarik dengan buku ini dengan bahasa yang mudah dipahami karena mengunakan bahasa sehari-hari itu menjadi keunggulannya. Selain itu harganya yang terjangkau dengan saku pelajar.

                    Kambing jantan

                    "kambing jantan"
                      
                      Raditya Dika, lahir di Jakarta, 28 Desember  1984 yang berketurunan darah Batak. Lulusan dari SMUN 70 Jakarta pada tahun 2003. Yang kemudian meneruskan kuliahnya di Adelaide, Australia. Raditya Dika suka mencoba berbagai macam hal, seperti magang di MetroTV, siaran di Heartbeatstaton, mengajar bahasa Inggris di bimbel Teknos.
                    Mulai masuk ke dunia blog pada tahun 2002. Pengalamannya menulis selain menulis kolum Blog Of The Month pada majalah lepas blogpast, termasuk juga menulis kumpulan cerpen untuk zine-zine dan kumpulan elektronik.

                    Dibandingan dengan novel raditya yang berjudul Cinta Brontosaurus yang berisi kisah keseharian Raditya yang dimulai ketika dia duduk dibangku SD, tetapi di novel ini berisi tentang rangkaian blog kisah nyata Raditya Dika yang dimulai pada tahun 2002-2004. Sehingga tidak hanya menceritakan tentang kisah cinta saja, tetapi menceritakan tentang aktivitasnya ketika dirumah, atau hal-hal lain yang unik.

                    Raditya dika memiliki kekhasan dalam mnciptakan setiap novelnya, yaitu menyisipkan kalimat-kalimat absurd, memiliki celotehan-celotehan unik yang mampu membuat pembacanya tidak bosan dan terus menunggu karya-karya baru dari Raditya dika.

                    Keunikan dari buku ini adalah isi disetiap ceritanya berupa diary yang disertai hari, tanggal, dan tahun kejadian. Dan berasal dari kejadian-kejadian yang dialami Raditya Dika.

                    Tema yang diangkat dari novel ini adalah  bertema komedi dan pengalaman pribadi.

                    Kelemahan buku ini adalah terdapatnya kalimat-kalimat yang kurang pantas, seperti "setaaaannnn" atau kalimat-kalimat yang lainnya.
                    Buku ini meninggalkan kesan yang lucu, menarik, dan asik, sehingga pembaca tidak bosan membaca buku karangan raditya dika.

                    • Isi
                    Selepas SMU, Dika (Raditya Dika), yang mempunyai nama panggilan Kambing, harus melanjutkan pendidikan di Adelaide, Australia. Ketika dia menjalani kuliah di Australia,
                    Problema timbul dengan Kebo, pacarnya, karena harus menjalani Long Distance Relationship (LDR) yang menyebabkan pengeluaran keuangan sangat besar, komunikasi yang terganggu, dan kehidupan kuliah yang semakin lama membuat mereka menjadi berbeda.
                    Problem lainnya seperti bagaimana Dika mengalami kesulitan dalam belajar, dan kemunculan Jenny Dickson, dosen bule yang lebih mirip tentara wanita, menambah dilema si Kambing dalam menyelesaikan masalah LDR dan kebutuhan keuangannya.
                    Pertemuannya dengan seorang teman SD, Ine (Sarah Shafitri), yang membaca blog Dika berjudul “Kambing Jantan”, membuka pikirannya bahwa dia bisa saja jadi penulis komedi.
                    Kisah kehidupan sehari harinya yang teramat bodoh dan konyol itu membuat pengalaman tersendiri. Raditya Dika juga suka memelihara binatang, mulai anak ayam, perjuangan membunuh seekor tikus, nostalgia dengan anjingnya, dan hal aneh absurd lainnya. Radith termasuk orang yang suka mencoba berbagai macam hal, seperti magang di Metro TV, siaran di heartbeatstation, ngajar bahasa inggris di bimbingan belajar teknos.
                    Akhirnya dia curhat di blognya lalu berpikir siapa tahu dari curhatannya dia bisa jadikan ke sebuah buku. Tetapi kata suaminya tidak mungkin banget karena curhatannya itu sangat konyol sekali untuk di jadikan sebuah buku, tetapi Dika terus berjuang dan mencoba dan pada akhirnya buku tersebut dapat di terima di masyarakat.
                    Keunggulan :
                    Kelebihan novel ini adalah pada segi penyampaian ceritanya yang menggunakan bahasa yang sehari-hari yang bersifat santai sehingga mudah diterima oleh para pembaca. Selain itu kelebihannya juga terdapat pada segi isi cerita yang bergenre komedi dan kisahnyata sang penulis terlebih lagi Radit menggunakan judul yang unik sehingga mampu membuat penasaran para pembaca.

                    Kekurangan :
                    Tak lepas dari lelebihan diatas, kekurangan dari novel ini yaitu terdapat pada segi penulisan kata-kata yang terbilang vulgar dan bahasa gaul yang digunakan ada beberapa yang susah dimengerti oleh para pembaca. Namun, kekurangan-kekurangan tersebut dengan mudah dapat disembunyikan dengan cara penyampaiannya yang santai dan sangat lucu.

                    Tinjauan bahasa :
                    Bahasa yang digunakan pada novel ini menggunakan bahasa sehari-hari sehingga amudah dipahami oleh para pembacanya.
                    Tidak adanya kesalahan cetak merupakan salah satu faktor yang membuat buku ini banyak penggemar dan banyak diminati.

                    • Penutup
                    Sasaran pembaca : remaja, dan orang dewasa.
                    Kesesuaian buku : sudah sesuai
                    Karena buku ini memang banyak diminati oleh para remaja dan orang dewasa yang menyukai novel non fiksi seperti novel raditya dika salah satunya adalah Kambing Jantan. Buku ini juga laku keras dipasaran sehingga mampu diangkat ke layar lebar maupun layar kaca.